Halo saya kembali menganalisis sebuah film JOMBLO nihh...
ayoo yg baca ada yg JOMBLO gaa nih??? kalo ada analisis diri sendiri ajah kuyy wkwkwk
Film Jomblo
ini bercerita tentang empat cowok yang mencari cinta dan dibawakan dari sudut
pandang Agus beserta narasi-narasinya sepanjang film. Dibuka dengan adegan Agus
sedang mimpi basah, tetapi selalu gagal karena sebelum mencapai klimaks dalam
mimpi basahnya itu sudah dibangunkan oleh Doni yang sedang menunggu 2 sahabat
lainnya yaitu Bimo dan Olip untuk berangkat ke kampus.
Begitu sampai di kampus, Bimo kemudian langsung menyuruh ketiga teman lainnya
untuk menunggu di kantin karena Bimo sedang ingin bertemu dengan bandar untuk
membeli ganja.
Selama di kantin, Agus, Doni dan Olip mengobrol tentang definisi pacar menurut
sudut pandang masing-masing. Tak berapa lama kemudian terdengar kegaduhan di
luar sana karena ternyata Bimo sedang berteriak-teriak melihat Hanoman di atas
pohon sedang memanjat yang sebenarnya adalah hasil dari mengisap ganja.
Film
kemudian berlanjut dengan adegan di mana Agus sedang belanja
dan pertama kali lagi bertemu dengan teman SMPnya yang sudah
lama tak bertemu, Rita yang sedang belanja juga ditemani oleh 2 keponakan
kembarnya yang masih kecil-kecil. Di sini cinta Agus mulai bersemi lagi dan dia
mengajak Rita untuk makan bersama
dengan tujuan mendapat nomor telepon
dan bisa jalan bareng lagi lain waktu.
Berikutnya
adalah Bimo dan Olip yang sedang berada di kost-kostan mereka, Bimo sedang
mengisap ganja dan kemudian ada telepon masuk yang sebenarnya salah sambung,
tetapi menelepon berulang kali. Bimo pun akhirnya mengajak mengobrol si
penelepon misterius itu, seorang perempuan yang pada akhirnya akan diajak untuk
ketemuan langsung suatu hari. Doni bertemu dengan Asri untuk pertama kalinya
ketika Doni sedang menyetir mobil di sekitar kampus, tetapi Doni belum tahu
bahwa itu adalah perempuan pujaan hatinya Olip, yang sudah lama Olip menyimpan
foto-fotonya dan mengaguminya dari jauh tanpa berani untuk mengajak kenalan.
Dengan
modal nekat dan ditemani oleh Doni, akhirnya Agus memberanikan diri untuk main
ke rumah
Rita. Di sana Agus hanya mengobrol-ngobrol di dalam rumah saja, sedangkan Doni
mengurusi 2 keponakan kembarnya yang bandel-bandel. Kedua keponakannya itu
diajak Doni jalan-jalan sampai ke luar rumah hingga disangka orang 1 kampung,
Doni hendak menculiknya dan pada akhirnya Doni dicari orang sekampung itu dan
diarak massa. Saat makan siang di kantin kampus, Olip akhirnya menunjukkan
kepada teman-temannya siapa sebenarnya pujaan hatinya itu, Asri. Pada saat itu
juga Doni sadar bahwa cewek yang dilihat pertama kali dulu di jalan dekat
kampus adalah gadis yang sama dengan pujaan hatinya Olip. Setelah dari kantin itu,
Doni menasihati Olip bahwa "Cinta bisa datang, cinta bisa memilih, cinta
juga bisa pergi, tetapi ada satu yang cinta enggak bisa lakukan....cinta enggak
bisa menunggu". Maksud dari Doni berbicara seperti itu adalah merupakan
peringatan ke Olip bahwa apabila Olip tidak bergerak juga untuk berusaha
mendapatkan Asri, maka Asri tidak akan bisa menunggu lama dan mungkin saja akan
diambil orang lain.
Suatu
saat di kampus Agus tidak sengaja bertabrakan dengan seorang cewek yang bernama
Lani, anak teknik lingkungan sehingga menyebabkan tangannya dia terbaret
pecahan gelas dan harus dibalut oleh Agus. Momen itu digunakan oleh Agus untuk
mengobrol lebih dekat lagi dengan Lani yang hanya ditanggapi sekadarnya saja
oleh Lani. Agus pun jatuh cinta lagi dan berusaha mendapatkan nomor telepon
Lani di kantor Tata Usaha dengan menggunakan kostum ayam. Agus memakai kostum
ayam ini karena telah diperingati oleh ibu penjaga Tata Usaha bahwa
"Selama kamu masih berbentuk mahasiswa, kamu tidak boleh mendapatkan data
mahasiswa lain". Akhirnya Agus dikejar-kejar oleh satpam
satu kampus dengan berpakaian sebagai ayam. Dia pun menemukan tempat
persembunyian gelap, yang ternyata adalah ruang kuliah yang gelap karena dosen
sedang menerangkan menggunakan proyektor. Lani ada di situ juga. Karena sudah
terlanjur ketahuan, akhirnya Agus dengan spontan menyanyikan sebuah lagu untuk
Lani yang kontan saja membuat Lani menjadi malu. Tapi karena keberanian dan
kelucuan Agus itu, Lani pun sepertinya jadi ada hati dengan Agus.
Bimo
pun akhirnya membuat janji untuk bertemu dengan penelepon misteriusnya itu di
suatu tempat di jalanan. Dengan modal nekat dan selinting ganja yang diisap
sebelumnya, Bimo memberanikan diri untuk bertemu dengan cewek misteriusnya itu.
Tapi ternyata cewek itu kaget melihat potongan dan perawakan Bimo yang
berantakan dan tidak ngaku bahwa dia adalah Febi, si teman lewat teleponnya
Bimo, padahal jelas-jelas di jaketnya Febi ada huruf inisial F besar, seperti yang
Febi bilang ke Bimo untuk menandakan bahwa dia orangnya. Bimo pun kecewa. Suatu
malam Doni, Bimo dan Agus pergi ke diskotik
dengan tujuan cuci mata dan Doni ingin mengajari Bimo berbagai macam cara untuk
kenalan dengan cewek. Ternyata malam itu Asri juga ada di sana bersama
teman-temannya. Doni pun langsung mempraktikkan ilmunya di depan Bimo dengan
alasan untuk mengajari dia cara pendekatan ke cewek. Langsung saja Doni
berhasil kenalan dengan Asri, dan dibawa ke lantai dansa. Mereka pun larut
dalam suasana musik
dan minuman malam
itu, akhirnya mereka berciuman. Agus menyaksikan semuanya itu. Bimo sudah
keburu pingsan karena kebanyakan minum dan mabuk.
Cinta
Agus dan Lani pun makin menjadi-jadi. Lani sekarang resmi selingkuhan Agus.
Tapi mereka tidak bisa ke mana-mana, hanya di kost-kostan Lani saja dan
sekali-sekali pergi ke luar ke daerah gunung.
Sampai suatu saat timbul godaan mereka ingin melakukan hubungan seksual. Agus
pun berusaha mencari kondom keliling daerah hingga akhirnya dapat juga. Tapi
ketika sudah mendapat kondom itu, Agus melihat pasangan muda yang beriman dan
hal itu membuat Agus mengurungkan niatnya untuk melakukan hubungan seksual
dengan Lani. Suatu malam, Asri datang ke kost Doni untuk minta
pertanggungjawaban Doni karena telah mengambil keperawanannya. Asri sangat
sedih karena dia tidak menyangka akan seperti itu. Tapi Asri tidak menyalahkan
siapa pun, karena yang melakukan itu adalah mereka berdua. Doni pun bisa
mengerti dan dia bertanggung jawab dengan tidak meninggalkan Asri, dan menjadikan
Asri sebagai pacarnya.
Setelah
mengumpulkan keberanian yang banyak, akhirnya Olip memutuskan untuk kenalan
dengan Asri. Di kantin sekolah ditemani oleh Bimo, Olip menemui Asri yang
sedang duduk seorang diri. Olip berkenalan dengan sepenuh hati dan grogi,
tetapi hanya ditanggapi seadanya saja oleh Asri yang kemudian langsung pergi.
Olip lalu mengejarnya dengan harapan ingin memberikan puisi buatannya yang
sudah lama disimpannya. Tapi lagi-lagi Asri menghindar dan bersembunyi di dalam
toilet wanita. Di situ dia bertemu dengan Lani. Mereka pun curhat satu dengan
lainnya. Lani curhat tentang kesedihan dirinya menjadi selingkuhan seseorang.
Asri curhat kesedihan dirinya yang telah diambil keperawanannya oleh seseorang.
Olip masih menunggu di luar toilet wanita itu ditemani oleh Bimo, dan ketika
Asri keluar, Olip masih tetap mengejarnya untuk memberikan puisi buatannya itu.
Tapi Asri tetap menolaknya dan menceritakan bahwa dirinya sudah ada pacar yang
juga anak sipil, seperti halnya Olip. Hati Olip pun hancur berkeping-keping.
Suatu
malam di dekat kampus, Doni bersama dengan Agus memutuskan untuk menceritakan
semua kejadian sebenarnya antara Doni dan Asri kepada Olip. Tak lama kemudian
Olip datang ditemani oleh Bimo. Doni pun menceritakan perihal Asri yang sekarang
sudah menjadi pacarnya. Olip tidak terima dan bilang bahwa Doni seorang
pengecut yang merampas pujaan hati sahabatnya. Doni pun juga tidak terima
dengan mengatakan bahwa dia tidak merampas siapa-siapa, karena Asri bukan milik
Olip. Dan juga Doni menyalahkan Olip karena sudah 3 tahun belakangan ini Olip
tidak pernah ada pergerakan sama sekali untuk mendapatkan Asri. Olip pun panas,
dan terjadi baku hantam yang menyebabkan Doni terjatuh. Akhirnya Olip pergi
dengan ditemani Bimo. Doni pergi dengan ditemani Agus. Persahabatan mereka
sudah hancur.
Agus
akhirnya mengambil keputusan untuk mengakhiri hubungan selingkuhnya dengan
Lani. Di sebuah kafe pada malam hari, Agus mengundang Lani untuk makan malam
dan saat itu juga Agus memutuskan hubungan mereka. Lani pada awalnya tidak bisa
terima, tetapi kemudian dia bisa juga menerima keadaan itu. Lani keluar dari
kafe itu dengan bersimbah air mata. Setelah beberapa semester kemudian,
hubungan Olip, Bimo dengan Agus dan Doni tidak seperti dulu lagi. Mereka sibuk
dengan urusan masing-masing. Olip sudah mulai berani kenalan dengan perempuan,
tetapi nasib Bimo masih seperti biasa, kurang beruntung dengan perempuan. Doni
bahagia dengan Asrinya dan Agus juga bahagia dengan Ritanya. Lani sudah
memiliki pacar baru.
Berikut ini merupakan beberapa pemeran yang termasuk dalam analisis film Jomblo diantaranya:
a.
Ge
Pamungkas berperan sebagai – Agus, Mahasiswa UNB Teknik Sipil tingkat 4
b.
Arie
Kriting berperan sebagai –Bimo, orang Jogja kesing Papua tapi dia lahir di
Jogja
c.
Deva
Mahenra berperan sebagai –Olip, suka satu cewe
d.
Richard
Kyle berperan sebagai –Doni, alias dewa ganteng
Sesuai dengan teori Jendela Johari yang membagi areanya menjadi 4 bagian,
yaiut: open area, blind area, hidden area, dan unknown area. Dalam film Harry Potter
and The Philoshoper’s Stone ni juga terdapat beberapa adegan yang termasuk
dalam kategori area sesuai dengan teori Jendela Johari. Pesan yang disampaikan
juga meliputi beberpa faktor yang menjadikan analisis ini termasuk dalam teori
hubungan interpersonal, komunikasi antar pribadi.
a.
Open area
Open area adalah suatu keadaan yang menggambarkan hal
yang diketahui diri sendiri dan orang lain. Hal-hal tersebut meliputi
sifat-sifat, perasaan-perasaan, dan motivasi-motivasinya. Orang yang “open” bila
bertemu dengan seseorang akan selalu membuka diri dengan menjabat tangan atau
secara formal memperkenalkan diri bila berjumpa dengan seseorang. Seseorang
yang bersifat terbuka akan mengetahui kelebihan dan kekurangan diri sendiri
demikian juga orang lain dapat mengenalinya.
Contoh :
Olip yang memendam perasaan kepada Asri walaupun ditolak Asri tetapi Olip masih
setia menunggu Asri.
b.
Blind Area
Blind area adalah keadaan dimana seorang individu yang
tidak mengetahui tentang sifat-sifat, perasaan-perasaan, dan motivasi-motivasinya
sendiri padahal orang lainmelihatnya. Orang yang tergolong dalam blind area
disebut sebagai seseorang yang buta karena dia tidak melihat ataupun mengetahui
sifat, perasaan, dan motivasi atau kemapuan dirinya sendiri, sedangkan orang
lain mengetahuinya.
Contoh :
Bimo yang suka mainin cewek-cewek dengan berbagai macam cara.
c.
Hidden Area
Hiden area adalah keadaan dimana seseorang mengetahui
sesuatu yang orang lain tidak tahu.
Contoh :
Agus sebagai pemuda yang aktif menyukai teman semasa SMA nya dulu.
d.
Unknown Area
Unknown area (area misteruius) adalah keadaan dimana
orang yang bersangkutan ataupun orang lain tidak mengetahuinya. Sampai kita
dapat pengalaman tentang sesuatu hal yang orang lain melihat sesuatu akan
diri kita bagaimana kita bertingkahlaku atau berperasaan. Area ini akan
mengecil bersamaan ketika kita dewasa, mulai mengembangkan diri atau belajar
dari pengalaman.
Contoh :
Doni memiliki gadis pujaan hati sendiri, tanpa diketahui Agus, Bimo, dan Olip.
Didalam
komunikasi interepersonal terdapat beberapa teori, antara lain: teori hubungan
interpersonal, teori atribusi, teori penetrasi sosial, teori pertukaran, teori
pandangan proses, dan teori presentasi diri.
Teori Jaohari Window merupakan teori yang yang mengakji tentang bagaimana dan
apa sajakah karakteristik seseorang dalam berkomunikasi. Di dalam teori ini
hubungan tersebut diperdalam dengan Johari Window, ada 4 pembagian dalam
Jendela Johari, yaitu: open areaadalah suatu keadaan yang menggambarkan hal
yang diketahui diri sendiri dan orang lain. Blind area adalah keadaan dimana
seorang individu yang tidak mengetahui tentang sifat-sifat, perasaan-perasaan,
dan motivasi-motivasinya sendiri padahal orang lain melihatnya.Hiden area adalah
keadaan dimana seseorang mengetahui sesuatu yang orang lain tidak tahu. Unknown
area (area misteruius) adalah keadaan dimana orang yang bersangkutan ataupun
orang lain tidak mengetahuinya.

Comments
Post a Comment